Saturday, April 30, 2016

Panen pari

Panen pari atau panen padi (red) setelah sekitar beberapa bulan di rawat maka tiba waktunya tanaman padi siap di panen, lahan di Nogosari adalah termasuk lahan "tadah hujan" yang sistem pengairannya tergantung dari air hujan yang turun sehingga dalam satu tahun masyarakat Nogosari rata-rata hanya bisa panen padi satu kali per tahun, Sistem irigasi yang buruk juga berpengaruh pada masa tanam maupun hasil panen yang di dapat.

Cara mengolah tanah dengan menggunakan bajak tradisional yang di tarik oleh sapi ataupun kerbau saat ini juga masih di pakai oleh beberapa orang petani meskipun sudah banyak yang mulai beralih menggunakan mesin traktor untuk mempersingkat waktu sehingga proses tanam padi menjadi lebih cepat dan hasil lebih maksimal.

Dengan keterbatasan sistem pengairan yang buruk para petani bisa mengatasi hal tersebut dengan menggunakan mesin pompa air dan menyedot air langsung dari "kali celeng" meskipun hal tersebut artinya menambah biaya produksi, namn hal tersebut sudah jamak di lakukan terutama oleh para petani yang sawahnya terletak di daerah yang cenderung di dataran lebih tinggi.

Cara panen padi saat ini juga sudah mulai mengalami banyak perubahan dari yang sebelumnya mengunakan cara "ani-ani" kemudian meningkat lagi dengan cara "di seblak" maka saat ini juga mulai muncul cara yang lebih modern lagi yang menggunakan mesin sehingga lebih cepat dan lebih bersih.Meski demikian tidak sedikit para petani yang masih menggunakan cara  tradisional.

www.nogosari.com
panen padi menggunakan mesin sederhana
www.nogosari.com
panen padi

0 comments: