Indahnya Nogosari

Menanti sang surya di pagi hari

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Saturday, July 30, 2016

Syiar islam ala sunan kalijogo



Lomba Takbir Nogosari 1437 Hijriyah, Kelompok RT 06/07

Tema: klasik
Judul: Syiar  islam ala sunan kalijogo



   Berawal dari ide kreatif adik-adik, membuat arak arakan untuk meramaikan takbir, akhirnya budaya tersebut berlanjut, hingga seluruh pemuda bakti manunggal pakel dan seluruh lapisan masyarakat setuju untuk mengikuti  perayaan  idul  fitri 1437 H di nogosari. yang jatuh pada tanggal 6 juli, dengan visi pengembangan generasi muda. kali ini kami mengusung tema klasik dengan mengusung sosok sunan kalijaga dalam penyebaran islam di pulau jawa. adapun peraga arak arakan atau maskot kami membuat bentuk gunungan wayang




  Gunungan bagian depan, menggambarkan kehidupan manusia, bentuknya yang lancip meninggi menunjukan arah hidup kita menuju tuhan, pohon yang di tengah melambangkan jiwa manusia, binatang binatang, iblis, dan hutan melambangkan tabiat manusia. utuk menuju kepada tuhan kita perlu memilah dan memilih tabiat kita sendiri. Dalam sejarah, sunan kali jaga menggunakan wayang kulit sebagai pengenalan islam





Islam memiliki alquran sebagai pedoman hidup untuk manusia, disini tombak melambangkan alquran yang berarti tonggak atau pedoman yang lurus, serta  bentuknya yang lacip keatas melambangkan tujuan kita kepada yang maha atas,  Allah SWT





     Bertepatan dengan idul fitri yang berarti kembali kesuci, di bulan syawal, yang berarti bulan peningkatan. kami membawa miniatur gunungan yang bertuliskan huruf hijaiyah dan pedang. dalam visual pertunjukan wayang, gunungan berperan sebagai skat babak baru "bukaing lelakon", kemudian huruf  hijaiyah dan kalimah “iqro” sebagai lambang alquran. Sedangkan  pedang sebagai lambang kekuatan dan ketegasan.
Nah nilai filsuf yang kami muat di sini adalah "bukaaning lakon" atau memulai babak baru berkaitan dengan kita yang kembali ke fitri, dan harapan untuk “syawal” atau peningkatan iman dan takwa kita,  Dengan berdasar kepada ajaran alquran dan selalu memegang teguh kekuatan, ketegasan dalam berhijrah atau memulai babak baru .


   kemudian untuk personil dalam koreo tarian yang kami usung adalah lambang dari umat  yang hendak berhijrah dari keburukan, menuju fitri ‘fitrah’ atau asal yang berarti suci, dan ‘syawal’ selalu meningkatkan iman dan taqwa.








kami juga mengusung seni gamelan sebagaimana sunan kalijogo menggunakan gamelan untuk pengiringi wayang sebagai media dakwahnya, untuk menguatkan nilai seni dalam pertunjukan kami kali ini.




  Kemudian mengambil nilai filsuf dari gambar belakang gunungan yang berupa gambar iblis berapi menggambarkan manusia yang gagal memperbaiki diri karna termakan hawa nafsu, dan menjadi manusia yang seperti iblis berapi penuh amarah, Dalam pertunjukan ini kami menarikan potret iblis di bagian belakang gunungan yang menjadi lambang angkara murka manusia sebagai peringatan atau "pepiling" untuk manusia agar selalu berhati hati dan memegang teguh ajaran agama islam dalam kehidupan, dalam  setiap tindak tanduk dan tingkah laku, setiap langkah dan setiap keputusan. dalam tarian ini kami akan diiringi gamelan dan narasi dalang




Kemudian sunan kalijogo sebagi bentuk  visualisasi judul  yang kita usung.

Penutup ada punokawan sebagai lambang sifat baik manusia setelah manusia berhasil memulai babak baru yang lebih baik, semar,-samaro berarti contoh, nolo gareng- nala ghairin banyak teman "berjiwa sosial". petruk- fatruk berarti meninggalkan, meninggalkan semua kecuali alloh. bagong-bagha berarti berontak, dimaksud berontak dari kebathilan


Dan juga ada  kera atau “wanara” sebagai peringatan agar manusia tidak  gagal dan menjadi lebih buruk  dari binatang.


Ringkasan alur cerita 
    sunan kalijogo sebagai tokoh penyebaran agama islam di pulau jawa dengan media wayang, mengenalkan islam, alquran sebagai pedoman hidup manusia, penuntun manusia dari keburukan,utuk berhijrah memulai babak baru atau "bukak lakon" ke kebaikan menuju alloh swt, dengan kekuatan dan ketegasan, mengesampingkan nafsu yang tergambar dalam muka gunungan, agar manusia tidak menjadi angkara murka sebaimana gambar belakang gunungan, memulai babak baru menjadi yang lebih baik, "jlumatono dondomono" artinya pilih dan terapkan (yang baik baik) agar manusia dapat menjadi sebagai mana tergambar dalam punokawan "contoh atau pemimpin yang berjiwa sosial tinggi, berserah dan menuju kepada alloh, dan selalu berontak untuk meninggalkan kebathilan". Tidak sekedar makhluk yang tak lebih baik dari binatang ‘kera’

   simpulnya kami berharap stiap detil pertunjukan dapat bercerita, dan  memiliki nilai yang dapat mengispirasi , sehingga pertunjukan yang kami usung dengan bungkusan seni ini  dapat menjadi tontonan yang menyampaikan tuntunan atau ajaran.
kaserat dening: viqy


Wednesday, July 6, 2016

LOMBA TAKBIR 1437H DI NOGOSARI

Allahuakbar, Allahuakbar, Allahuakbar, laa ilahaillalahuAllahuakbar, Allahuakbar walillahilham.

gema takbir terus terucap dan terdengar merdu seiring datangnya lebaran setelah satu bulan penuh menjalankan ibadah puasa di bulan suci ramadhan 1437H.
Antusiasnya para peserta lomba takbir di nogosari baik yang muda sampai yang tua seMua berlomba-lomba berusaha menampilkan perforna tebaik mereka sambil mengumandangkan keagungan nama Allah SWT dengan penuh semangat.

Wednesday, June 15, 2016

Pasar kembang

Pasar kembang Dadakan di Nogosari
Sudah menjadi tradisi di masyarakat kita yang mayotitas beragama muslim akan pergi ke makam keluarga mereka yang telah meninggal untuk "nyekar' pada saat hari menjelang ramadahan hari pertama akan di mulai dan hal tersebut di manfaatkan oleh para pedagang bunga untuk menggelar dagangan mereka ke kampung-kampung termasuk Nogossari dengan cara membuka lapak di lokasi-lokasi yang strategis yang rame orang lewat. Hal ini tentu saja juga menguntungkan bagi para warga yang berniat untuk nyekar karena mereka tidak harus pergi ke pasar untuk membeli kembang.


Pasar kembsng Nogosari


Tuesday, June 14, 2016

"Bedhilan'

Bermain "bedilan/domblong" 
Bedhilan atau sering juga di sebut Domblong, ada juga yang menamakan permainan tersebut "dor-doran" yah... memang di tiap dareah permaina tersebut beda-beda namanya namun pada prinsipnya cara bermainya sama.
'bedhilan" sebuah permaian tradisional yang sudah lama ada, bedhilan biasanya terbuat dari bambu yang berdiameter sekitar 15cm, panjang 1,5 - 2meter dan di beri lubang kecil pada ujung nya yang di gunakan untuk memasukan bahan bakar berupa minyak tanah dan juga sebagai sumbu.
Permainan ini biasanya di mainkan secara musiman terutama pada saat bulan puasa seperti sekarang ini maka mulai dari anak-anak hingga orang dewasa banyak yang memainkan, namun karena suaranya yang cenderung bising maka permainan ini biasanya di mainkan di lokasi yang jauh dari pemukiman penduduk, pada saat ada beberapa "bedhilan" yang di mainkan secara bersamaan tak ayal akan menimbulkan suara yang nyaring bahkan bisa di bilang serasa ada di medan perang.. hehe.
Permainan ini termasuk jenis permainan yang Berbahaya karena menggunakan bahan yang mudah terbakar dan juga bisa menimbulkan polusi suara dan permainan ini juga memerlukan keahlian tersendiri untuk bisa memainkanya. tertarik untuk mencoba ?? silahkan datang ke Nogosari.



Monday, June 13, 2016

Persiapan Lomba Takbir Keliling

Pada momen Ramadhan 1437H atau tahun 2016 Masehi ini bisa di bilang merupakan momen yang sangat sepsesial karena pada Ramadhan tahun ini para pemuda Nogosari telah sepakat untuk mengadakan lomba takbir keliling secara bersama-sama yang di ikuti oleh para peserta dari warga Nogosari 1 dan Nogosari 2 yang antara lain meliputi Plencing, Kobango, Pakel, Klumprit, Jalinan, Tegal dan lain-lain sehingga di harapkan di tahun-tahun mendatang para pemuda terutama bisa lebih bersatu lagi untuk memajukan Nogosari terutama dalam hal keagamaan khususnya pada saat malam perayaan Idul Fitri dan juga dalam berbagai bidang.
Dalam acara lomba takbir keliling ini rencananya rute yang di tempuh adalah, Start dari Joglo Nogosari 1 dan finis di Joglo Nogosari 2.

Berikut susunan panitia lomba takbir keliling :

  • Ketua      ; Wahyudi (Rt 02)
  • Wakil      :
      1. Dian (pakel)
      2. Nur Hisyam (Klumprit)
      3. Yudha (Bendungan)
      4. Tofa (Nogosari 1)
  • Sekretaris :
      1. Wahyu (Rt 02)
      2. Rumiyana (Pakel)
      3. Fendi (Klumprit)
      4. Tika (Bendungan)
      5. Syarif (Nogosari 1)
  • Bendahara :
      1. Ernawan (Rt 03)
      2. Nita (Pakel)
      3. Cahyo (Klumprit)
      4. Raju (Bendungan)
      5. Habib (Nogosari 1)
  • Humas & Perlengkapan :
      1. Ratiman (Tepus)
      2. Nasrudin (Tepus)
      3. Edi susanto (Tepus)
      4. Wahyu (Klumprit)
      5. Ari (Klumprit)
      6. Huda (Klumprit) 
      7. Eko (Bendungan)
      8. Rizki (Bendungan)
      9. Deni (Bendungan)
      10. Febri (Nogosari 1)
      11. Bagyo (Nogosari 1)
      12. Andri (Nogosari 1)
      13. Nuryadi (Rt 01)
      14. Bayu (Rt 01)
      15. Torit (Rt 02)
Beberapa poin dalam musyawarah kali ini ada beberapa benefit yang akan di dapat oleh para peserta antara lain Hadiah hiburan, Trofi bergilir, dan Uang. sedangkan konsumsi di tanggung oleh masing-masing kelompok.

Rincian dana yang di butuhkan :
  • Maskot           : Rp 1.000.000 (@500rb)
  • Alat Musik     : Rp 3.000.000 (5pcs)
  • Piala Bergilir  : Rp    500.000
  • Hadiah            : Rp 1.500.000
  • Sound             : Rp    500.000
  • Genset+lampu: Rp    500.000
  • Transportasi    : Rp    500.000
  • Konsumsi        : Rp    500.000
  • Lain-Lain        : Rp    500.000
      TOTAL               : Rp  8.500.000

Mengingat besarnya dana yang di butuhkan  maka untuk memperlancar acara tersebut panitia menanti kesediaan para Donatur untuk ikut berpartisipasi dengan menyumbangkan dana maupun materi lainya melalui Kepanitiaan yang telah terbentuk,
Rapat panitia takbir keliling 1437H
Rapat panitia takbir keliling 1437H
Rapat panitia takbir keliling 1437H



Sunday, June 12, 2016

Jelang Ramadhan 1437 Hijriyah

Marhaban ya Ramadhan, Alhamdulilah bulan yang penuh dengan kebaikan telah datang lagi dan beruntunglah kita yang masih di beri kesempatan tersebut semoga kita bisa mendapatkan fadilah Ramadhan 1437 Hijriah kali ini.
Dan dalam rangka menyambut datangnya bulan Ramadhan kali ini para jamaah Masjid Fathurahim melaksanakan gotong royong bersih-bersih dan memperbaiki fasilitas Masjid Faturahim dan sekitarnya sehingga bisa tercipta suasana yang nyaman dan bisa menambah rasa husuk dalam beribadah para jamaah masjid Faturahim Nogosari.
Dalam acara gotong royong ini para warga antusias untuk terlibat, termasuk kaum muslimah.
Remaja Masjid ikut berpartisipasi

Semen siap di di gunakan
Perbaikan selokan seputar Masjid
Area tempat wudhu tak luput dari perhatian
Gotong-royong dan pekerjaan menjadi lebih  ringan